Bachelor Wannabe

Alhamdulillah tanggal 13 Juli 2016 akhirnya sidang skripsi kelar jugaa!!!

Sebenernya sidangnya nggak bisa disebut sidang juga sih, lebih ke presentasi terbuka gitu. Semua orang bisa tanya soalnya nggak ada yang namanya dosen penguji. Tiap fakultas punya kebijakan yang beda-beda kayak lamanya sidang (di jurusanku yang G30 program presentasi 15 menit sama 5 menit Q&A), baju yang dipake waktu sidang (di tempatku boleh baju apa aja asal nggak terlalu santai), terus ketentuan abstraknya gimana, sama kapan ngumpulin skripsinya (kalau di jurusanku skripsinya dikumpulin 2 minggu setelah presentasi). Sebelum sidang  aku harus  latihan presentasi di depan sensei 2 kali terus di depan member lab 1 kali. Aku ngerasa kayaknya presentasi itu lebih penting daripada skripsinya sendiri karena mungkin aku bakal ngewakilin lab buat ngomong di depan ya. Tujuan utama presentasi juga lebih ngasih tau ke orang lain apa sih penelitian yang dilakuin di lab kita jadi nggak boleh ngasih data yang terlalu ribet biar orang lain gampang paham, jadi bukan buat menjatuhkan atau ngetes presenter. Waktu aku presentasi yang nanya cuma satu orang wkwk mungkin karena kebetulan yang dateng waktu itu kebanyakan bidangnya di bidang tanaman sedangkan topik penelitianku nggak berhubungan sama sekali dengan tanaman. Pertanyaannya kemarin dapet tentang proses pembuatan knock-out mice (kayaknya jawaban yang aku kasih kurang tepat haha). 

Skripsi anak S1 disini itu kan biasanya masuk ke dalam proyek penelitiannya sensei jadi biasanya kita terima jadi judulnya. Terus selama minimal 1 tahun kita ngelakuin eksperimen di lab itu (yang masuk di programku itu 1,5 tahun)  dan progress penelitiannya selalu dipantau sama sensei. Jadi menurutku proses ini yang lebih penting daripada hasil akhir dari skripsi itu sendiri. Soalnya tujuan utamanya lab kan menghasilkan data yang bagus nah tugasku disitu (dan mahasiswa-mahasiwa yang lain tentunya :p) gimana kita bisa ngasih data buat lab yang nantinya data ini dibuat untuk publish paper. Data eksperimen yang aku dapet juga bakal dipake sama senpai di lab yang S2 buat papernya dia. Penglamanku dari awal aku sama senpai yang kerja di proyek yang sama nggak bisa dapet data yang bagus dan meyakinkan. Jadi nggak ada polanya gitu. Baru sebulan sebelum aku harus nyiapin skripsi dan presentasi ini pola datanya baru keliatan setelah kita evaluasi dan ngecek datanya berkali-kali (berkali-kali salah soalnya wkwk). Kalau skripsinya itu juga nggak perlu revisi yang terlalu heboh. Aku cuma ngadep sensei 2 atau 3 kali gitu. Bahkan sensei nulisin revisi yang di bagian discussion buat aku hehe. Oh iya skripsinya nggak tebel sama sekali cuma sekitar 30 halaman dan ada data yang nggak ditampilin waktu presentasi dimasuin ke dalam skripsi ini. FYI bagi yang pingin tau judul skripsiku itu Characterization of mice with adipose tisue-specific defect in branched-chain α-ketoacid dehydrogenase kinase 脂肪組織特異的分岐鎖α-ケト酸脱水素酵素キナーゼ欠損マウスの特徴解析  ) *jangan tanya isinya kayak gimana soalnya aku sendiri pusying hahaha*

Kalau diliat dari ceritaku di atas kayaknya skripsian disini beda banget ya sama di Indonesia. Apa gampang buat mahasiswa untuk lulus di universitas Jepang? Jawabannya iya dan tidak sih menurutku. Banyak yang bilang kalau S1 sama S2 di Jepang itu pasti lulus asal patuh sama sensei dan rajin ngelab atau ngasih data ke sensei. Kalau S3 baru tuh setengah mati kalau mau lulus tepat waktu, syukur-syukur lulus ada beberapa juga senpai disini yang harus pulang tanpa gelar :' (tapi kayaknya di negara manapun S3 itu memang mengerikan sih). Anyway, alhamdulillah banget bisa nyelesein ini. Senang tapi aslinya lebih ke perasaan lega (main concernku tetep tentang SPP soalnya hehe jadi selama ini belum beres masih ada yang ngganjel rasanya). Aku dan temen-temen disini bisa dikatakan biasa aja ya kita nggak ada selebrasi yang heboh kayak temen-temen di Indonesia. Wisuda juga bakal sederhana banget rasanya. Kadang ngerasa iri tapi kalau dipikir lagi poinnya itu bukan di aku sudah lulus atau wisudanya tapi setelah ini nih kita sebagai manusia mau ngapain, mau ambil peran apa di hidup ini, mau berkontribusi apa buat masyarakat bangsa dan negara *lebay wkwk* Dan kenyataan kalau bakal  pisah sama temen-temen seperjuangan disini itu juga cukup bikin sedih. 



皆さん、お疲れさまでした!








Comments

Popular posts from this blog

Part Time Job di Jepang

G30 Nagoya University

I Love My Apato!